Monday, November 21, 2016

Telur puyuh, si kecil berkolesterol tinggi

Siapa sih yang tidak mengenal telur puyuh, telur yang sering dijajakan oleh para pedagang terutama di tempat-tempat keramaian seperti di... thumbnail 1 summary

Siapa sih yang tidak mengenal telur puyuh, telur yang sering dijajakan oleh para pedagang terutama di tempat-tempat keramaian seperti dipasar dan terminal.


Telur puyuh | Sampul Pertanian
Telur yang dihasilkan oleh burung puyuh ini mempunyai ciri khas yang berbeda dibandingkan dengan telur ayam ataupun telur-telur lainnya, bentuknya yang kecil dan mempunyai warna yang putih serta mempunyai corak yang membedakan telur puyuh dengan telur-telur yang lainnya, corak dari telur puyuh sendiri berbeda beda ditiap masing-masing telur yang dihasilkan.

Telur yang sering dijadikan cemilan ini mempunyai kandungan vitamin dan mineral tinggi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, vitamin yang terkandung dalam telur puyuh diantaranya Vitamin A, B6, B12, E dan Vitamin K, sedangkan Mineral yang terkandung dalam telur puyuh diantarnya Selenium (Se), Zat besi dan yang lainnya, sehingga telur puyuh cocok untuk dijadikan makanan pendamping untuk anda yang sedang melakukan diet atau menurunkan berat badan.

Banyaknya kandungan yang ada didalam telur puyuh yang baik dan berguna untuk tubuh kita, ternyata, tahu kah anda jika telur yang kecil ini mempunyai kadar kolesterol yang sangat tinggi. diketahui bahwa kadar kolesterol telur puyuh ini lebih besar jika dibandingkan dengan telur ayam.

Perbandingan kadar kolesterol per 100 gram antara telur puyuh dan telur ayam adalah sebagai berikut 844 mg untuk telur puyuh dan 423 mg untuk telur ayam. dari perbandingan tersebut jumlah kadar kolesterol yang dihasilkan telur puyuh dua kali lipat lebih besar jika dibandingkan jumlah kadar kolesterol yang dihasilkan oleh telur ayam. jadi kadar kolesterol yang ada dalam satu butir telur ayam sama dengan kurang lebih 3 butir dari telur puyuh.

Menurut penelitian, kadar kolesterol perharinya yang dibutuhkan untuk tubuh kita yakni sebanyak 300 mg, atau setara 4 butir telur puyuh yang dikonsumsi atau jumlah dua kali lipat dari batas perharinya untuk pengidap kolesterol tinggi dan penyakit jantung.

Jadi untuk pengidap kolesterol tinggi dan penyakit jantung danjurkan jangan terlalu sering mengkonsumsi telur puyuh karena kadar kolesterol yang dihasilkan dari telur puyuh sangat tinggi, untuk pencegahan sebaiknya menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat. karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.


Jika info ini berguna, silahkan untuk di share atau dibagikan, karena orang lain mungkin sangat membutuhkannya. terima kasih. ☺☺☺


13 comments

  1. busset, kadar kolesterolnya 2 kali lipat dari terlur ayam./
    ngeri ya, untung aja jarang makan ginian

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya gan.. yang punya penyakit berkaitan sama kolesterol sebaiknya dihindari konsumsi telur puyuh

      Delete
  2. Bentuknya kecil tapi manfaatnya banyak :D

    ReplyDelete
  3. Gan telur puyuh emang nggak cocok buat penyakit jantung, tapi kan ada manfaat buat kesehatan. Nah manfaat apa itu? Atau paling cocok dimakan sama orang yg sakit apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum nemu artikel tentang obat dari telur puyuh gan.. tapi klo buat jaga stamina dikonsumsi secara langsung baik, karena tidak mengandung bakteri samonela.. tapi jangan berlebih

      Delete
  4. Baru tahu juga kalau kadar kolesterolnya lebih tinggi dari telur ayam. Hm...padahal enak lho kalo udah nyemil telur puyuh yg cuma di rebus aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. eang enak gan. tapi jangan berlebih ya

      Delete
  5. Wah harus jaga2 nih, namanya juga makanan gan kalo ada langsung santap, haha

    ReplyDelete
  6. padahal ane suka banget sama telur puyuh.

    mampir juga ya gan ke Jendela Eva

    ReplyDelete
  7. baru tau ternyata banyak kolesterolnya y

    ReplyDelete
  8. wah saya suka banget dengan telur puyuh.

    ternyata memiliki kolesterol yang tinggi.

    ReplyDelete
  9. Tapi denger2 jenis kolesterolnya baik bagi tubuh, bukan termasuk kolesterol jahat.

    ReplyDelete