5 Kesulitan yang sering dihadapi oleh para petani

5 Kesulitan yang sering dihadapi oleh para petani

Tandur (Tanam Mundur)
5 Kesulitan yang sering dihadapi oleh para petani - Dalam era digital ini, sektor pertanian Indonesia masih saja tidak bisa lepas dari permasalahan yang setiap tahunnya selalu membuat para petani merasa kesulitan.

Ada banyaknya kesulitan yang petani alami, namun dari semua kesulitan tersebut ada beberapa yang sangat sering dihadapi oleh petani, berikut ini blog sampul pertanian merangkumnya,

1. Kesulitan mencari modal

Tidak bisa dipungkiri, memang untuk pencarian modal untuk para petani sangatlah sulit, dikutip dari kontan.co.id bahwa dari total kredit bank pada sektor tanaman pangan dan perkebunan hanya sekitar 0,8% hingga 1,15% yang dikucurkan oleh perbankan, sekitar 52% petani yang mendapatkan pinjaman, meraih pendanaan dari non-bank dan non-program. Yang mengakses ke bank hanya 15% saja alasannya diakibatkan dalam sektor pertanian masih belum sesuai dengan standar bank atau belum bankable. Dengan sebanyak 55,33% petani pengguna lahan di Indonesia merupakan petani gurem. Petani gurem sendiri adalah petani yang memiliki lahan di bawah 500 meter persegi dan banyak juga dari mereka yang belum mempunyai lahan yang bersertifikat.

2. Kesulitan menjual produk

Kesulitan berikutnya yakni petani sulit untuk menjual hasil pertaniannya, hal ini seringkali terjadi jika stok barang melimpah atau dalam panen raya. Barang yang dihasilkan oleh para petani akan memiliki harga jual yang rendah dan seringkali petani menelan kerugian karena produknya tidak bisa terjual.

3. Mahalnya harga sarana dan prasarana pertanian

Harga sarana dan prasarana dalam dunia pertanian hampir setiap tahun terus meningkat contohnya seperti pupuk dan pestisida, hal ini juga mempengaruhi terhadap kehidupan para petani menjadi lebih sulit.

4. Kesulitan mencari tenaga kerja

Dalam era milenial ini tentunya sangat sulit untuk menemukan pemuda yang minat akan dunia pertanian, hal ini akan mempengaruhi terhadap sektor tenaga kerja yang sulit ditemukan dan seringkali petani harus menunggu jadwal giliran hanya untuk pengolahan lahan saja.

5. Kesulitan membangun relasi

Relasi atau jaringan sangatlah penting tidak terkeculi dalam sektor pertanian, untuk para petani sangatlah sulit menemukan relasi dalam penjualan maupun pembelian, oleh karena itu peran pemuda sangat diperlukan untuk memperkenalkan relasi kepada para petani.
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments