4 Jenis Udang yang sering dibudidayakan di Indonesia

4 Jenis Udang yang sering dibudidayakan di Indonesia

Udang merupakan komoditas perikanan yang sangat menjanjikan, peluang udang masih sangat besar dibandingkan jenis budidaya lainnya.


Udang
Udang sering kita lihat banyak dimanfaatkan sebagai bahan olahan makanan, rasa yang enak dan kandungan yang tinggi menjadikan permintaan udang terus meningkat ditiap tahunnya.

Untuk memenuhi kebutuhan udang tersebut, tidaklah cukup dengan hanya mengandalkan penangkapan udang oleh nelayan dilautan, sehingga perlu dibantu oleh budidaya udang ditambak ataupun di kolam kolam buatan.

Dari banyaknya jenis udang di Indonesia, berikut ada 4 jenis udang yang sering dibttdidayakan oleh petani udang, adapaun ke empat jenis udang tersebut adalah,

1. Udang Windu
Pada tahun 80-90an, udang windu menjadi primadona, namun udang yang mempunyai nama latin Penaeus monodon saat ini tidak dikembangkan lagi, faktor utamanya yakni serangan penyakit pada udang seperti white spot atau virus bintik putih.

2. Udang Vaname (Lithopenaeus vannamei )
Udang jenis Vaname Di Indonesia mulai dibudidayakan penambak sejak akhir tahun 90-an karena pada saat itu udang vaname adalah solusi bagi penambak yang memelihara udang windu yang terserangudang virus White spot yang banyak merugikan penambak udang dengan banyaknya Keunggulan Udang Vaname seperti Kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan dari suhu rendah, Laju pertumbuhan udang yang relatif lebih cepat, dan Dapat ditebar dengan populasi kepadatan tinggi karena udang vaname hidupn mengisi kolom air dan bukan di dasar saja.

3. Udang Galah
Udang jenis ini mempunyai ukuran lebih besar, Udang galah merupakan jenis udang yang berasal dari India dan Indonesia. udang galah di Indonesia dapat ditemukan di berbagai wilayah dan masing-masing tempat memiliki varietas dengan ciri berbeda, seperti contohnya udang galah dari pulau Sumatera dan pulau Kalimantan memiliki ukuran kepala besar dengan capit panjang, dan berwarna hijau kuning sedangkan Udang galah dari Jambi memiliki ukuran kepala lebih kecil dengan capit kecil, dan berwarna keemasan, di pulau Jawa sendiri, udang galah mempunyai ukuran kecil kecil banyak ditemukan di sungai, empang dan waduk.

4. Lobster Air Tawar
Udang jenis ini mempunyai nilai jual tinggi sehingga tidak heran sering di ternak para penambak, bahkan bukan hanya di Indonesia, udang lobster ini juga merupaka komiditi yang sangat menguntungkan dipasaran Jepang, Amerika dan negara-negara lainnya sehingga tidak sedikit yang memelihara udang lobster ini untuk dibudidayakan.

Demikian artikel tentang 4 Jenis Udang yang sering dibudidayakan di Indonesia, semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan terutama tentang udang.
Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments