Saturday, December 9, 2017

Panduan Ternak burung Lovebird (Burung Cinta) bagi pemula

Panduan Ternak Lovebird (Burung Cinta) bagi pemula - Lovebird atau burung cinta dikenal sebagai burung yang mempunyai warna bulu yang ind... thumbnail 1 summary

Panduan Ternak Lovebird (Burung Cinta) bagi pemula - Lovebird atau burung cinta dikenal sebagai burung yang mempunyai warna bulu yang indah dan mempunyai suara yang cukup unik.


Sepasang burung Lovebird
Dengan ciri khasnya burung ini ternyata dipasaran mempunyai banyak peminat, menjadikan ternak burung lovebird ini cukup menjanjikan.

Ternak lovebird ini juga ternyata bisa dijadikan usaha sehari-hari ataupun sebagai usaha sampingan, bagi kamu yang berminat untuk memulai usaha ternak budidaya lovebird ini, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk peternak lovebird pemula menurut versi Blog Sampul Pertanian.

Pembuatan kandang ternak untuk Lovebird


Pertama kali yang perlu disiapkan adalah kandang, kenapa harus kandang yang pertama? Karena kandang merupakan tempat penyimpanan burung dan mencegah burung stress saat pertama pindah kandang.

Kandang atau sangkar untuk beternak Lovebird bisa disesuaikan dengan jumlah burung yang akan kamu kawinkan, Jika jumlah burung hanya sepasang indukan saja, maka kandang yang harus disiapkan hanya dengan ukuran 50 x 100 x 50 cm. Kalau jumlah indukan burung banyak, buatlah kandang burung Lovebird yang lebih besar dan bersekat-sekat, karena biasanya burung ini hidup secara koloni.

Siapkan Isi perlengkapan kandang


Yang kedua adalah perlengkapan kandang seperti tempat pakan, minum dan tempat untuk bertelur harus sudah disiapkan, untuk tempat bertelur burung lovebird membutuhkan tempat bertelur atau tempat mengerami telur yang dinamakan glodok. Glodok sendiri terbuat dari kayu yang keras berukuran 20 x 20 x 25 cm dan biasanya berbentuk kotak persegi. Agar Lovebird nyaman, di sekitar glodok sediakan serutan kayu, ranting-ranting kecil, atau dedaunan untuk tempat ia membuat sarang sendiri.

Tempat posisi Kandang


Penempatan posisi kandang cukup berpengaruh terhadap perkawinan burung lovebird, tempatkan posisi kandang yang jauh dari keraiman seperti suara bising kendaraan dan tempatkan posisi kandang minimal 1 meter dari permukaan tanah atau lebih tinggi lebih baik.

Memilih indukan burung Lovebird yang berkualitas


Untuk ternak burung Lovebird hal ini yang harus diperhatikan yakni kualitas indukan, Kualitas indukan burung Lovebird bisa di lihat dari kesehatannya, warna bulu dan suara yang dihasilkan. Jika kamu berniat ternak lovebird untuk kontes hal tersebut perlu diperhatikan, namun jika hanya ternak biasa perhatikan kesehatan indukan saja sudah cukup.

Pilih Lovebird yang siap kawin


Burung Lovebird biasanya yang siap dikawinkan berusia minimal 1 tahun. Dalam pemilihan indukan disarankan agar memilih indukan Lovebird jantan lebih tua dari betina. Hal ini bertujuan agar indukan lovebird jantan bisa lebih mendominasi pada saat melakukan proses kawin atau persilangan.

Siapkan Pakan bernutrisi


Pilihlah pakan yang berkualitas seperti Canary Seed, Jagung Muda ataupun pakan pakan yang banyak mengandung protein yang tinggi lain. Pemberian pakan ini bertujuan agar telurnya bisa menjadi embrio dan menetas semua. Setelah lovebird terlihat kawin, maka dalam 7 hari atau satu minggu burung lovebird akan mulai bertelur.

Siklus bertelurnya burung lovebird adalah dua hari sekali. Misalnya jika telur pertama keluar hari senin, maka hari rabu burung lovebird baru bisa bertelur lagi. Ada lovebird yang bisa bertelur sampai 6 butir dan bisa menetas semua. Kemudian ada juga lovebird yang hanya bisa bertelur dua butir atau bahkan satu butir telur saja, hal tersebut tergantung dari keturunan indukan dan faktor makanan.

Nah, demikian artikel tentang Panduan singkat Ternak burung Lovebird (Burung Cinta) bagi pemula, semoga bisa menambah referensi tentang ternak tersebut. Untuk hasil yang memuaskan sebaiknya cari kembali referensi tambahan agar bisa menjadi peternak lovebird yang sukses.

No comments

Post a Comment