Saturday, November 4, 2017

Pengaruh Gulma terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman

Pengaruh Gulma terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman - Gulma atau sering kita sebut tumbuhan penggangu merupakan tumbuhan yang tu... thumbnail 1 summary

Pengaruh Gulma terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman - Gulma atau sering kita sebut tumbuhan penggangu merupakan tumbuhan yang tumbuh tanpa diharapkan dan menggangu terhadap tanaman utama baik secara fisik maupun secara persaingan meliputi persaingan penyerapan unsur hara, air dan sinar matahari.


Gulma
Pengaruh gulma terhadap tanaman cukup tinggi, menurut beberapa data yang ditemui bahwa kerugian yang ditimbulkan oleh gulma berupa penurunan produksi dari beberapa tanaman dalah sebagai berikut : padi 10,8 %, sorgum 17,8 %, jagung 13 %, tebu 15,7 %, coklat 11,9 %, kedelai 13,5 % dan kacang tanah 11,8 %.

Selain dari itu gulma juga dapat menggangu tanaman secara langsung seperti terjadi persaingan penyerapan unsur hara, penyerapan air dan persaingan cahaya matahari, namun ada beberapa gulma justru menggantungkan hidupnya dari tanaman utama, seperti merambat dan menempel untuk menghisap unsur hara. Bahkan gulma pun bisa menjadi tumbuhan inang yang bisa mengundang hama untuk datang seperti Lersia hexandra dan Cynodon dactylon merupakan tumbuhan inang hama ganjur pada tanaman padi. Selain dari itu berikut kerugian lain yang ditimbulkan oleh gulma
  • Gulma dapat menjadi Allelopathy, Allelopathy adalah pengeluaran senyawa kimiawi yang beracun oleh gulma yang dapat merusak pertumbuhan tanaman lain.
  • Meningkatnya ongkos budidaya karena harus menambah tenaga dan waktu dalam pengerjaan pengelolaan tanah, penyiangan, perbaikan selokan dari gulma yang menyumbat air irigasi
  • Serangan gulma dapat mengakibat hasil produk pertanian menjadi kotor karena terkontaminasi oleh biji-bijian gulma
  • Gulma juga dapat sangat menggangu manusia jika terjadi kontak langsung seperti gatal ataupun menimbulkan alergi

Pentingnya kita untuk mengendalikan gulma, pengendalian gulma bisa dilakukan dengan 2 cara yakni dengan cara mekanik seperti di gasrok dan dicabut, ada juga dengan cara kimia yakni dengan penyemprotan menggunakan herbisida.

Demikian beberapa pengaruh dari Gulma terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. Oleh sebab itu pentingnya pengendalian gulma sangat penting dilakukan. Lakukan lah pengendalian gulma secara rutin minimal 3-4 kali permusim tanam.

No comments

Post a Comment