Thursday, October 5, 2017

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang hijau (Phaseolus radiatus L.)

Kacang hijau merupakan salahsatu jenis tanaman palawija yang dibudidayakan oleh para petani, tanaman yang termasuk ke suku kacang-kacanga... thumbnail 1 summary

Kacang hijau merupakan salahsatu jenis tanaman palawija yang dibudidayakan oleh para petani, tanaman yang termasuk ke suku kacang-kacangan atau dalam bahasa latin disebut Leguminosae.


Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)
Tanaman yang mempunyai nama latin Phaseolus radiatus L. ini sehari-hari sering kita manfaatkan terkadang dikonsumsi sebagai bubur (bubur kacang hijau), sayuran (taoge), dan sebagai bahan olahan lainnya seperti kue dan makanan lainnya.

Artikel kali ini akan membahas tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman kacang hijau, adapun klasifikasi dan morfologi adalah sebagai berikut,

Klasifikasi tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)


Klasifikasi tanaman Kacang Hijau
(Phaseolus radiatus L.)
Kingdom
: Plantae
Sub Kingdom
: Viridiplantae
Infra Kingdom
: Streptophyta
Super Divisi
: Embryophyta
Divisi
: Tracheophyta
Sub Divisi
: Spermatophytina
Kelas
: Magnoliopsida
Ordo
: Fabales
Famili
: Fabaceae
Genus
: Vigna Savi
Spesies
: Vigna radiata (L.)

Morfologi tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)


Akar Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)

(Rukmana, 1997) Perakaran tanaman kacang hijau bercabang banyak dan membentuk bintil-bintil (nodula) akar. Makin banyak nodula akar, makin tinggi kandungan nitrogen (N) sehingga menyuburkan tanah.

Batang Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)

(Adrianto dan Indarto, 2004) Tanaman kacang hijau berbatang tegak dengan cabang menyamping pada batang utama, berbentuk bulat dan berbulu warna batang dan cabangnya ada yang hijau dan ada yang ungu . Batang tanaman kacang hijau berbentuk bulat dan berbuku-buku. (Rukmana, 1997) Ukuran batangnya kecil, berbulu, bewarna hijau kecoklatan atau kemerahan. Setiap buku batang menghasilkan satu tangkai daun, kecuali pada daun pertama berupa sepasang daun yang berhadap-hadapan dan masing-masing daun berupa daun tunggal. Batang kacang hijau tumbuh tegak dengan ketinggian mencapai 30 cm-110 cm dan cabangya menyebar kesegala arah.

Daun Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)

(Andrianto dan Indarto, 2004) Daunnya terdiri dari tiga helaian trifolia dan letaknya berseling-seling. Tangkai daunya lebih panjang dari daunya dengan warna hijau muda sampai hijau tua.

Bunga Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)

(Somaatmadja, 1993) Kacang hijau merupakan tanaman berumur pendek biasanya berbunga antara 30-70 hari. Bunganya besar berdiameter 1-2 cm, kehijau-hijauan sampai kuning cerah, steril sendiri, terletak pada tandan ketiak yang tersusun atas 5-25 kuntum bunga panjang tandan bunga 2-20 cm. (Purwono dan Hartono, 2005) Bunga kacang hijau berbentuk seperti kupu-kupu dan berwarna kuning kehijauan atau kucing pucat. Bunganya termasuk jenis hermaprodit atau berkelamin sempurna. Proses penyerbukan terjadi pada malam hari sehingga pada pagi harinya bunga akan mekar dan pada sore hari sudah layu.

Polong Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)

(Somaatmadja, 1993) Polongnya menyebar dan menggantung berbentuk silinder panjangya mencapai 15 cm, sering kali lurus, berbulu atau tanpa bulu berwarna hitam atau coklat soga (tawny brown) berisi sampai 20 butir biji yang bundar sampai lonjong. Polong menjadi tua sampai 60-120 hari setelah tanam. Perontokan bunga banyak terjadi dan mencapai angka 90%.

Buah Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)

(Purwono dan Hartono,2005) Buah kacang hijau berbentuk polong. Panjang polong sekitar 5-16 cm. Setiap polong berisi 10-15 biji. Polong kacang hijau berbentuk bulat silindris atau pipih dengan ujung agak runcing atau tumpul. Polong muda berwarna hijau, setelah tua berubah menjadi kecoklatan atau kehitaman. Polongnya mempunyai rambut-rambut pendek/berbulu.

Biji Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.)

(Somaatmadja, 1993) Biji bewarna hijau atau kuning , seringkali coklat atau kehitam-hitaman, memiliki kilap (lustre) yang kusam atau berkilat (diasosiasikan dengan sisa-sisa dinding polong) hilumnya pipih dan putih. Perkecambahanya epigeal.

No comments

Post a Comment