Sunday, October 15, 2017

8 Cara memperbanyak Anakan tanaman Padi

Dalam budidaya tanaman padi sudah banyak sekali metode dan teknologi untuk meningkat hasil, salahsatu peningkatan hasil yakni dengan cara... thumbnail 1 summary

Dalam budidaya tanaman padi sudah banyak sekali metode dan teknologi untuk meningkat hasil, salahsatu peningkatan hasil yakni dengan cara memperbanyak anakan.


Pengairan intermiten
Semakin banyak anakan, tanaman padi berpotensi mengeluarkan anakan produktif yang disertai dengan munculnya malai. Berikut ini adalah langkah untuk memperbanyak anakan padi diantaranya,

1. Tanam bibit muda


Menurut penelitian, dengan melakukan tanam bibit muda, tanaman padi akan mengeluarkan anakan lebih banyak jika dibanding tanam bibit tua. Umur bibit muda yang bisa mulai ditanam antara umur 7-14 hari setelah sebar.men lebih produktif menghasilkan anakan padi.

2. Tanam satu bibit perlubang


Penanaman jumlah bibit berpengaruh terhadap jumlah anakan yang akan keluar, untuk mendapatkan jumlah anakan yang banyak bisa menanam bibit 1/lubang dengan maksimal 3 bibit perlubang.

3. Pemupukan Nitrogen (Urea)


Pupuk Nitrogen (N) sering kita kenal dengan nama pupuk Urea merupakan salah satu unsur pendorong pembentukan daun dan anakan padi. Pemberian pupuk Nitrogen bisa diberikan pada umur tanaman sudah berumur 14 HST.

4. Pemberian pupuk SP36


Pemberian pupuk sp36 sangat diperlukan karena Pupuk ini memiliki nutrisi yang sangat penting untuk menguatkan akar dan tentunya memperbanyak produksi anakan padi. Pemberian pupuk SP36 bisa dikombinasi dengan pupuk Urea sekaligus.

5. Tanam dangkal


Penanaman bibit saat tanam jangan terlalu dalam. Kedalaman ideal untuk menanam padi berkisar 2 hingga 3 cm saja. Semakin dalam bibit padi ditanam, perkembangan akar akan sedikit terhambat selain itu usaha pembentukan anakan padi akan semakin sedikit terlambat.

6. Perhatikan jarak tanam


Pemberian jarak tanam juga harus diperhatikan karena jarak tanam juga menentukan jumlah dan kualitas anakan padi. Jarak ideal menanam padi adalah 30 cm antarbibit atau bisa menggunakan metode Legowo.

7. Pengairan Intermiten


Air memang sangat diperlukan dalam fase vegetatif namun jika diberikan air secara berlebihan atau digenang secara terus menerus juga tidak baik bagi pertumbuhan. Lakukan pengairan intermiten atau pengairan berselang, jadi petakan sawah sesekali dilakukang pengeringan agar akar tanaman bisa menghirup oksigen.

8. Berikan organik


Pemberian organik sangat diperlukan, selain baik untuk mengembalikan struktur tanah menjadi gembur kembali juga bisa merangsang anakan pada tanaman. Cara ini cukup efektif dan sangat direkomendasikan.

Selain ke 8 cara diatas, perlu juga diperhatikan pengendalian hama dan penyakit, agar tanaman bisa tumbuh sehat. Demikian artikel tentang 8 Cara memperbanyak Anakan tanaman Padi semoga bisa bermanfaat.

No comments

Post a Comment