Tuesday, September 19, 2017

Varietas unggul baru Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR

Hai Sahabat Blog Sampul Pertanian, Sudah hampir beberapa minggu ini blog sampulpertanian.com tidak mengupdate informasi pertanian terbar... thumbnail 1 summary

Hai Sahabat Blog Sampul Pertanian, Sudah hampir beberapa minggu ini blog sampulpertanian.com tidak mengupdate informasi pertanian terbaru. Sekarang blog sampul pertanian akan membagikan informasi tentang Varietas benih baru yang baru-baru ini di luncurkan oleh Menteri Pertanian pada acara Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) 2017-2022 di Jakarta yakni Varietas Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR.


Varietas Green Super Rice (GSR)
Dikutip dari Web BBPadi, Menteri Pertanian meluncurkan dua varietas baru padi Green Super Rice (GSR) yang memiliki daya hasil tinggi dan lebih ramah lingkungan yakni Inpari 42 Agritan GSR dan Inpari 43 Agritan GSR, disela Pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI) 2017-2022 di Jakarta.

GSR atau Green Super Rice adalah padi yang tetap mampu berdaya hasil tinggi baik pada kondisi optimum maupun ketika daya dukung lingkungan tumbuhnya (misalkan air dan hara tanah) dalam kondisi terbatas.

Varietas GSR dirancang untuk memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit utama, sehingga dapat meminimalisir aplikasi pestisida.

Istilah Super menekankan pada kemampuannya memberikan hasil panen yang tinggi, sedangkan istilah Green menekankan pada kemampuannya untuk berdaya hasil tinggi meskipun pada kondisi input usahatani yang relatif rendah.

Baca Juga :

Varietas benih Inpari GSR atau Green Super Rice ini mempunyai potensi hasil cukup tinggi yakni 10,6 Ton/Hektar untuk Varietas Inpari 42 Agritan GSR Umur 112 hari, sedangkan Varietas Inpari 43 Agritan GSR yaitu umur 111 hari setelah semai, potensi hasil 9.2 ton/ha.

Hingga Juli 2017 UPBS BB Padi telah mendistribusikankedua varietas tersebut masing-masing 1,4 ton dan 1,3 ton yang tersebar di propinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Saat ini Stok benih tersbut masing-masing sebanyak 3,5 ton (Inpari 42 Agritasn GSR) dan 5,3 ton (untuk Inpari 43 Agritan GSR) sebagai benih sumber.

No comments

Post a Comment