Saturday, June 3, 2017

Jenis dan Macam Macam pupuk Organik yang bermanfaat bagi tanaman

Menurut Peraturan Menteri Pertanian NOMOR 70/Permentan/SR.140/10/2011 tentang Pupuk organik, Pupuk hayati dan Pembenahan tanah bahwa Penge... thumbnail 1 summary

Menurut Peraturan Menteri Pertanian NOMOR 70/Permentan/SR.140/10/2011 tentang Pupuk organik, Pupuk hayati dan Pembenahan tanah bahwa Pengertian Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari tumbuhan mati, kotoran hewan dan/atau bagian hewan dan/atau limbah organik lainnya yang telah melalui proses rekayasa, berbentuk padat atau cair, dapat diperkaya dengan bahan mineral dan/atau mikroba, yang bermanfaat untuk meningkatkan kandungan hara dan bahan organik tanah serta memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.


Jenis dan macam macam pupuk organik
Dalam dunia pertanian kita mengenal dengan 2 jenis pupuk yakni pupuk anorganik dan pupk organik, pupuk organik sendiri mempunyai 2 Jenis yaktni pupuk organik padat dan pupuk organik cair, kedua jenis pupuk organik tersebut sama saja yakni dihasilkan dari bahan-bahan organik yang tidak menyebabkan pencemaran dan residu terhadap tanaman, berikut penjeralasan jenis-jenis pupuk organik :

1. Pupuk organik padat adalah Pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik yang berbentuk padat dan tidak mudah menguap seperti contoh dari dedaunan, kotoran hewan dan bahan lapukan lainnya. Contoh dari pupuk organik padat adalah pupuk kompos, Bokashi, dan pupuk kandang

2. Pupuk Organik Cair adalah pupuk organik yang dibuat dari bahan padat yang terlebih dahulu dilakukan perendaman atau difermentasi dengan menggunakan cairan, sehingga unsur hara yang ada didalam bahan padat tadi dapat menyatu dengan air dan airnya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk sedangkan bahan padat tadi dibuang. Contoh pupuk organik cair adalah MOL atau mikro organisme lokal.

Dari kedua jenis pupuk organik diatas terbagi menjadi beberapa macam pupuk organik yang biasa kita kenal, untuk lebih jelas tentang macam-macam pupuk organik bisa kita simak dibawah ini:

1. Pupuk Bokashi

Pupuk Bokashi merupakan pupuk yang menggunakan bahan hijau-hijauan untuk diolah dan difermentasikan dengan menggunakan EM4 sehingaa menjadi lunak dan bisa diaplikasikan terhadapt tanaman, bahan hijauan dari pupuk Bokshi diantaranya rumput, daun jarak jakarta dan daun daun lainnya yang mudah lunak.

2. Pupuk Kandang

salahsatu pupuk yang sering kita jumpai, karena pupuk kandang merupakan pupuk yang dihasilkan dari kotoran hewan yang diendapkan dan bisa difermentasikan dengan tujuan menghilangkan kadar amoniac yang tinggi yang terdapat pada kotoran hewan tersebut.

3. Pupuk Kompos

Pupuk kompos merupakan pupuk yang menggunakan metode pengomposan atau pelapukan, pupuk kompos ini biasanya berbahan organik yang mudah atau sudah lapuk seperti jerami, daun, dedak dan lain-lain. Sama halnya dengan pupuk lainnya pupuk kompos bisa diaplikasikan didalam tanah dan bisa ditaburkan diarea tanaman.

4. Pupuk Seresah atau pupuk sisa dedaunan

Pupuk sering kita lakukan namun kita tidak mengetahui namanya, pembuatan pupuk ini sangat sederhana hanya mengandalkan pembusukan yang bertahap secara alami dan biasanya dedaunan atau jerami dibuat mulsa alami atau hanya dihamparkan saja.

5. Mikro organisme lokal (MOL)

Mol atau Mikro organisme lokal merupakan bahan-bahan yang tidak dimanfaatkan kemudian difermentasikan dengan menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar. seperti contoh bahan yang digunakan untuk pembuatan mol, Nasi bekas, pepaya busuk, nanas busuk, air kelapa dan lainnya.

Pemakaian pupuk organik sangat dianjurkan selain memperbaiki struktur tanah pupuk organik juga dapat membuat tanaman lebih sehat dan tentunya lebih hemat biaya. Demikian artikel tentang jenis dan macam0-macam pupuk organik, semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan tentang pupuk terutama pupuk organik. Semoga bermanfaat.

No comments

Post a Comment