Friday, June 9, 2017

BACTOCYN 150 AL (Bakterisida dan Fungsisida)

Bactocyn 150 AL adalah Pestisida dari jenis Bakterisida dan Fungisida yang mempunyai bahan aktif Oksitetrasiklin 150 gram/liter. Bactocyn ... thumbnail 1 summary

Bactocyn 150 AL adalah Pestisida dari jenis Bakterisida dan Fungisida yang mempunyai bahan aktif Oksitetrasiklin 150 gram/liter. Bactocyn 150 AL mempunyai keunggulan lebih simple karena bisa digunakan untuk mengendalikan bakteri dan jamur dalam satu kali aplikasi pengendalian.


BACTOCYN 150 AL (Bakterisida dan Fungsisida)
Sasaran penggunaan Bactocyn 150 AL ini untuk pengendalian terhadap tanaman cabe seperti layu akibat bakteriRalstonia solanacearum, tanaman padi seperti kresek akibat bakteri Xanthomonas sp, bercak daun akibat Cerospora sp, busuk leher akibat Helminthosporium sp, blas akibat Pyricularia sp. dan masih banyak jenis bakteri dan jamur lainnya.

Bactocyn 150 AL mempunyai sifat beracun terlebh untuk hewan ternak sehingga untuk diaplikasikan sebagiknya kita menggunakan perlengkapan yang memadai saat melakukan pengendalian dengan Bactocyn 150 AL seperti memakai sarung tangan, masker, sepatu dan lian-lain. Untuk keamanan dan menjaga kualitas dari Bactocyn 150 AL sebaiknya jauhkan dari jangkauan anak-anak  dan simpan ditempat yang tidak terlalu panas.

DOSIS PENGGUNAAN BACTOCYN 150 AL

Dikarenakan bentuk dari pestisida Bactocyn 150 AL berbentuk cairan yang dapat larut dalam air, Untuk penggunaan pestisida Bactocyn 150 AL ini dilakukan dengan cara penyemprotan dengan dosis pada setiap tanaman adalah sebagai berikut

1. Dosis Bactocyn 150 AL untuk Cabai

Penyemprotan dilakukan setelah terlihat adanya gejala-gejala serangan pada bagian tanaman dengan cara dilakukan penyemprotan dengan volume yang tinggi dengan dosis pemberian Bactocyn 150 AL sebanyak 1 sampai 2 ml/liter air.

2. Dosis Bactocyn 150 AL untuk tanaman Padi

Untuk pengendalian seperti kresek, busuk leher, blass bisa menggunakan Bakterisida dan fungsisida Bactocyn 150 AL dengan dosis 0,8 sampai 1 ml/liter air, penyemprotan volume tinggi dengan menggunakan sprayer. aplikasi mulai dilakukan setelah terlihat tanda-tanda tanaman padi sudah terserang .

3. Dosis Bactocyn 150 AL untuk Tembakau

Dosis yang digunakan untuk pengendalian pada tanaman tembakau sebanyak 1 sampai 2 ml/liter dilakukan pada umur tanaman 14 hari setelah tanam sebanyak 5-6 kali tergantung serangan penyakit yang datang, dengan interval pengendalian setiap 7 hari.

Demikian ringkasan Bakterisida dan fungsisida Bactocyn 150 AL, semoga artikel ini bisa memberikan pengetahuan dan dapat menambah wawasan tentang pestisida terutama untuk Bakterisida dan fungsisida Bactocyn 150 AL, akhir kata terima kasih dan terus kunjungi blog kami, karena masih banyak info menarik lainnya sekitar pertanian.

No comments

Post a Comment