Tuesday, May 2, 2017

11 Tips merawat tanaman Tabulampot agar cepat berbuah

Cepat berbuah, itu merupakan tujuan dari penanaman tanaman buah tidak terkecuali menanam tanaman buah dengan metode teknik tabulampot, ser... thumbnail 1 summary

Cepat berbuah, itu merupakan tujuan dari penanaman tanaman buah tidak terkecuali menanam tanaman buah dengan metode teknik tabulampot, seringkali menanam buah dengan teknik tabulampot ini sangat sulit untuk berbuah atau hanya sesekali berbuah selanjutnya jarang, hal ini disebabkan karena banyak faktor salahsatunya faktor kurangnya perawatan terhadap tanaman.


Perawatan Tabulampot
Perawatan tanaman sangat penting dilakukan terutama perawatan terhadap tanaman dengan media pot seperti pada teknik tabulampot, dengan ketersediaan unsur hara yang terbatas dan ruang lingkup perakaran yang sempit menjadikan perawatan tanaman menjadi hal utama yang harus diperhatikan agar tanaman buah cepat berbuah

Setidaknya ada 11 perawatan terhadap tanaman tabulampot yang harus diperhatikan agar tanaman cepat berbuah, berikut perawatan yang mesti dilakukan,

1. Pemberian pupuk

Pemberian pupuk sangat penting dilakukan karena kebutuhan unsur hara yang diperlukan tanaman akan cukup besar apalagi jika tanaman dalam masa-masa generatif, dengan ketersediaan unsur hara yang terbatas hanya didalam pot saja kita perlu menambahkan pupuk dengan takaran yang sesuai dengan cara ditabur atau di kucurkan pada media tanam.

2. Pengendalian hama

pengendalian hama sangat perlu dilakukan karena serangan hama dapat menghambat pertumbuhan dari tanaman, biasanya hama yang terdapat dalam tanaman tabulampot diantaranya kutu kebul, ulat penggulung daun, lalat buah dan hama yang lainnya, pengendalian hama bisa dengan cara kimia ataupun dengan cara nabati atau secara alami.

3. Pengendalian gulma

walaupun sedikit, gulma pada media tanam mesti dibersihkan karena gulma contohnya rumput akan memberikan efek bersaing dalam penyerapan unsur hara didalam tanah, pengendalian gulma cukup dengan cara konvensional yakni dengan cara dicabut.

4. Pemangkasan dahan, ranting dan daun

Pemangkasan dahan, ranting dan daun sangat perlu dilakukan jika tanaman sudah terlihat sangat rimbun, manfaat dari pemangkasan diantaranya untuk meremajakan dahan dan daun-daun tanaman agar tanaman bisa kembali hijau dan tumbuh dengan dahan-dahan yang sehat.

5. Pemangkasan akar

pemangkasan akar perlu juga dilakukan karena, ketersediaan tempat yang terbatas membuat akar menggelembung didalam tanah mengakibatkan akar akan sulit menyerap unsr hara selain dari itu jika lama dibiakan akan merusak media tanam yakni pot nya  itu sendiri, pemangkasan akar dilakukan pada saat pemindahan pot ke ukuran yang lebih besar, dalam pemangkasan akar jangan dipangkas banyak, pangkaslah seperlunya agar muat ke pot yang baru.

6. Mengganti ukuran pot

Mengganti ukuran pot sangat dianjurkan, jika pot berukuran kecil, namun jika pot berukuran besar tidak perlu dilakukan, tujuan pemindahan pot ini agar menambah ketersediaan unsur hara sehingga akar tanaman bisa dengan leluasa tumbuh hal ini akan merangsang terjadinya pembungaan.

7. Penambahan pupuk organik

Penambahan pupuk organik ini diperlukan saat pemindahan media tanam, atau bisa juga diberikan secara terjadwal setiap 2-3 minggu sekali, pemberian tidak perlu banyak, jika tanah didalam pot sudah penuh dilakukan pergiliran tanah dengan pupuk organik.

8. Pemberian suplemen tanaman

Pemberian suplemen tanaman berupa POC, MOL, Pupuk daun dan lainnya, dapat merangsang tanaman untuk melakukan pembungaan sekaligus membuat tanaman bisa tumbuh dengan sehat.

9. Penyiraman terjadwal

pemberian air atau penyiraman dilakukan terjadwal, cukup 2 kali sehari dipagi dan disore hari, jika musim hujan tetap lakukan penyiraman karena penyiraman berguna untuk mencuci daun dari air hujan, 

10. Membantu perkawinan

membantu perkawinan, hal ini perlu dilakukan jika bunga tanaman dalam tabulampot tidak kunjung berbuah atau bahkan rontok secara bertahap, mengawinkan bunga bisa dengan cara konvensional atau membiarkan lebih membantu persilangan perkawinan.

11. Perlakuan tambahan

Perlakuan tambahan ini mencakup pemeriksaan pH tanah secara berkala, pemeriksaan ph tanah sangat dianjurkan karena mencegah terjadinya keasaman pada tanah dimedia tanam pot itu sendiri, memberikan ajir agar tanaman tidak roboh terkena angin besar, pengamatan hama dan penyakit dan lain-lain.

Demikian 11 perawatan terhadap tanaman buah dengan teknik tabulampot agar cepat berbuah, semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan tentang pertanian terutama pengetahuan tentang tabulampot, akhirkata saya ucapkan terima kasih.

No comments

Post a Comment