Sunday, April 23, 2017

Urine kelinci (Manfaat dan Kandunganya)

Urine kelinci atau air kencing kelinci merupakan salahsatu sumber bahan organik yang mempunyai kandungan dan manfaatnya yang tinggi bagi t... thumbnail 1 summary

Urine kelinci atau air kencing kelinci merupakan salahsatu sumber bahan organik yang mempunyai kandungan dan manfaatnya yang tinggi bagi tanaman, didalam kandungan urine kelinci ini tersimpan unsur hara mikro dan makro melebihi kandungan yang dimiliki hewan ternak lainnya.


Manfaat dan kandungan urine Kelinci
Siapa sangka urine dari hewan yang dikenal imut dan cenderung disukai oleh anaka-anak ini mempunyai manfaat dan kandungan melebihi urine hewan ternak besar lainnya seperti kuda, sapi, kerbau, domba, kambing dan babi. kandungan Nitrogen yang terdapat urine kelinci ini dapat membantu mensuplay kebutuhan pupuk N yang dibutuhkan oleh tanaman.

Manfaat urine kelinci

Urine atau air kencing kelinci dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang kaya akan unsur hara terutama unsur hara N atau sering kita kenal dengan Urea, urine kelinci ini dapat diaplikasi ketanaman bisa secara langsung ataupun melalui proses fermentasi. manfaat yang dihasilkan dari urine kelnici ini dapat membantu pertumbuhan tanaman pada masa vegetatif yang untuk pembentukan akar, daun, batang dan anakan jika diaplikasikan ke tanaman padi, selain daripada itu manfaat urine kelinci juga dapat membantu membentuk zat hijau pada daun yang berfungsi untuk proses fotosintesis.

Kandungan urine kelinci

Urine kelinci mempunyai kandungan unsur hara yang cukup tinggi jika dibandingkan hewan ternak lainnya, menurut hasil riset penelitian Badan Penelitian Ternak (Balitnak) di Bogor yang dilakukan pada tahun 2005 telah diketahui bahwa kandungan rata-rata yang terdapat didalam urine kelinci seperti unsur hara N, P dan K yaitu untuk Nitrogen (N) 2,72%, Fosfor (P) 1.1%, dan kandungan Kalium (K) 0,5%. dari data tersebut jika dibandingkan dengan urine ternak lainnya masih tinggi kandungan urine kelinci, namun jika dikombinasikan dengan kotorannya, persentase unsur hara yang terdapat didalam urine kelinci ini bisa lebih meningkat menjadi 2,20% untuk Nitrogen, 87% untuk Fosfor , 2,30% untuk Potassium, 36% untuk Sulfur, 1,26% untuk Kalsium dan 40% untuk Magnesium, untuk lebih jelas bisa dilihat pada tabel dibawah ini.

Persentase rata-rata Urine Kelinci
Nitrogen (%)
Fosfor (%)
Kalium (%)
2,72
1,1
0,5
Persentase kombinasi Urine Kelinci +kotoran Kelinci
Nitrogen (%)
Fosfor (%)
Kalium (%)
Sulfur (%)
Kalsium (%)
Magnesium (%)
2,20
87
2,30
36
1.26
40


Kelinci dapat menghasilkan urine sebanyak 2 liter perhari dari jumlah 10 ekor kelinci, pengaplikasian atau pemberian urine kelinci bagi tanaman bisa dengan secara langsung ataupun difermentasi selama minimal 2 minggu dengan dikombinasikan kotorannya. untuk dosis pemberian urine kelinci ini dapat diberikan dengan perbandingan 10 liter air dengan 0,5liter urine kelinci kemudian di aduk atau dikocok lalu disemprotkan pada tanaman. untuk hasil lebih maksimal dilakukan pemupukan dengan cara dikocor setiap 2 minggu sekali.

Demikian artikel tentang manfaat dan kandungan dari urine kelinci, dengan manfaat dan kandungannya yang tinggi kelinci bisa jadi sebagai hewan ternak penghasil pupuk organik. namun kenyataannya untuk minat ternak kelinci ini masih jarang bahkan cenderung dihiraukan oleh para petani padahal dengan ternak kelinci bisa membantu memberikan kebutuhan pupuk bagi petani agar petani lebih hemat untuk pembelian pupuknya.

No comments

Post a Comment