Tuesday, April 4, 2017

Kangkung liar (water spinach) Gulma lahan darat

Kangkung, saya kira hampir semua orang hampir mengenalnya terutama para ibu-ibu yang gemar sekali memasak, kangkung sudah tidak asing lagi... thumbnail 1 summary

Kangkung, saya kira hampir semua orang hampir mengenalnya terutama para ibu-ibu yang gemar sekali memasak, kangkung sudah tidak asing lagi bagi mereka. sayuran yang seringkali diolah dengan cara di tumis.


Kankung liar (Water spinach)
kangkung yang seringkali kita kenal yang jual itu merupakan kangkung yang diperbanyak secara budidaya, namun kangkung juga ada yang tumbuh secara liar, kangkung liar seringkali tumbuh dilahan-lahan yang keterediaan airnya cukup lembab.

kangkung liar atau dalam bahasa ilmiah disebut dengan Water spinach dianggap sebagai gulma karen jenis kangkung ini tumbuh dilahan pertanian dan dilahan peraiaran, dengan tumbuh di lahan perairan membuat pertumbuhan nya menyumbat saluran air sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik.

dilahan pertanian kangkung liar tumbuh secara merambat dan menyebar secara luar dengan mempunyai cabang yang banyak. pertumbuha yang singkat sekitar 40-60 hari saja kangkung ini sudah mulai kembali berbunga, kendati demikian persaingan untuk mendapatkan unsur hara kangkung liar tidak begitu bersaing, hanya saja pertumbuhannya cenderung membuat lahan pertanian terlihat tidak teratur atau kotor.

pengendalian gulma kangkung liar yakni dengan cara di cabut hingga akarnya tercabut dan bisa juga dengan menggunakan herbisida. kangkung liar ini pun menurut artikel yang saya temui bisa dikonsumsi oleh manusia.

sebenarnya kangkung liar  merupakan tumbuhan dataran rendah, namun mampu tumbuh dengan ketinggian hingga 1.200 mdp. kangkung liar pun sama halnya dengan jenis kangkung di budidayakan, bisa dikonsumsi, namun rasa dari kangkung liar tidak bengit enak jika dibandingkan kangkung jenis budidaya.

No comments

Post a Comment