Saturday, February 25, 2017

Ulat grayak (Spodoptera) hama tanaman Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan

Ulat grayak atau dalam bahasa ilmiahnya Spodoptera , merupakan salahsatu hama yang tergolong dalam jenis insect atau serangga, serangan ha... thumbnail 1 summary

Ulat grayak atau dalam bahasa ilmiahnya Spodoptera, merupakan salahsatu hama yang tergolong dalam jenis insect atau serangga, serangan hama ulat grayak ini mencakup berbagai tanaman budidaya seperti tanaman padi, palawija, sayuran, perkebunan bahkan tanaman kehutanan pun bisa terserang hama ulat grayak ini. 


Ulat Grayak (Spodoptera)
Ulat grayak termasuk hama yang rakus, hama ini akan menghabiskan bagian tanaman terutama daun dari tanaman, bahkan untuk kategori tanaman pertanian seperti padi, palawija dan tanaman sayuran bisa dihabiskan tanpa sisa dalam satu malam. 

Hama ulat grayak digolongkan kedalam ordo Lepidoptera yakni golong ngengat dan kupu-kupu, untuk lebih jelas klasifikasi ulat grayak bisa dilihat dibawah ini,

Klasifikasi Ulat Grayak
(Spodoptera)
Kingdom
Animalia
Phylum
Arthropoda
Class
Insecta
Order
Lepidoptera
Family
Noctuidae
Subfamily
Hadeninae
Genus
Spodoptera

Siklus hidup ulat grayak tergolong singkat, namun serangan yang diakibatkan ulat grayak sangat merusak, umur rata-rata ulat grayak sekitar 22-26 hari, untuk lebih lengkap siklus hidup dari ulat grayak dapat dilihat dibawah ini. 

Telur

Ngengat atau kupu-kupu meletakan telur biasanya didaerah permukaan daun, seperti daun padi, daun rumput dan lain-lain, jumlah dari telur sekitar 100 butir perkelompok telur

Larva

Larva dari ulat graya biasanya berada ditepian daun muda dengan cara menggulung dan aktif memakan daun muda tersebut, lamanya larva sekitar 22 hari dengan terdiri dari 5 instar

Pupa

Pupa ulat grayak biasanya terbentuk baik didaerah yang lembab, dengan ketersediaan air yang banyak, seperti dipelepah batang padi, atau didaerah rerumputan

Imago

Ciri-ciri imago dari ulag grayak mempunyai warna yang hitam kelabu, kecoklatan pada sayap, setelah menjadi dewasa biasanya setelah umur 4-5 hari bisa mulai bertelur kembali. 

Ulat grayak mempunya banyak spesies, menurut artikel bahwah spesies dari ulat grayak berjumlah 37 spesies, adapun nama-nama dari spesies ulat grayak adalah sebagai berikut,

SPODOPTERA
 Abyssinia
 eridania
Litura
Praefica
 Albulum
Evanida
Malagasy
Pulchella
 Androgea
Excelsa
Marima
Roseae
 Angulata
Exempta
Ochrea
Semiluna
 Apertura
Exigua
Ornithogalli
Teferii
 Cilium
Fasciculata
Pecten
Triturata
 Compta
Frugiperda
Pectinicornis
Umbraculata
 Connexa
Hipparis
Peruviana
Praefica
 Depravata
Latifascia
Picta
Pulchella
 Dolichos
Littoralis
Litura
Roseae


Untuk mengendalikan populasi ulat grayak bisa dengn menggunakan pestisida kimia dengan bijak dan berbahan aktif seperti Lamda Sihalotrin, Imidakloprid, Sipermetrin dan lain-lan. demikian uraian singkat tentang ulat grayak semoga bermanfaat.

No comments

Post a Comment