Tuesday, February 28, 2017

Hama Gaang atau Anjing tanah atau Orong-orong (Gryllotalpa brachyptera)

Hama gaang atau dalam bahasa latin disebut Gryllotalpa brachyptera , mempunyai ciri berwarna hitam kecoklatan, dengan mempunyai sepasang t... thumbnail 1 summary

Hama gaang atau dalam bahasa latin disebut Gryllotalpa brachyptera, mempunyai ciri berwarna hitam kecoklatan, dengan mempunyai sepasang tungkai bergerigi yang berguna untuk menggali tanah dan untuk berenang, hewan ini jarang terlihat dipermukaan tanah dan seringkali berada didalam tanah untuk bersembunyi.


Hama Gaang atau Anjing tanah atau Orong-orong (Gryllotalpa brachyptera)
Hama gaang mempunyai ukuran sekitar 3-5 cm dan merupakan hewan Omnivora atau pemakan segala, seperti larva, cacing dan tanaman muda. hewan ini bisa dijumpai diberbagai benua dibelahan dunia ini kecuali didaerah es contohnya di benua antartika.

gaang atau orang sering menyebutnya hama orong-orong ini mampu bertelur 30 sampai 50 butir per tiap kelompok tani, telur hama ini disimpan disela-sela tanah dan paling cepat telur hama gaang ini menetas selama 15 hari dan paling lambat sekitar 40 hari. hama gaang sendiri mampu hidup sampai umur 6 bulan.

Hama gaang atau hama anjing tanah mempunyai nama sebutan diberbagai daerah, seperti contohnya untuk didaerah Jawa sering menyebutnya dengan nama orong-orong, dalam bahasa toba hewan ini disebut singke, dan dalam bahasa sunda di sebut dengan gaang.

Hewan gaang (Gryllotalpa brachyptera) diklasifikasikan kedalam ordo Orthoptera yakni ordo serangga dengan metamorfosis tidak lengkap atau paurometabolous, seperti contohnya Belalang dan Jangkrik. untuk lebih jelas klasifikasi lengkap dari hama gaang atau anjing tanah bisa dilihat dibawah ini,

Gaang atau Anjing Tanah
(Gryllotalpa brachyptera)
Kingdom
Animalia
Phylum
Arthropoda
Class
Insecta
Order
Orthoptera
Suborder
Ensifera
Superfamily
Grylloidea
Family
Gryllotalpidae


Hama gaang atau hama anjing tanah tergolong kedalam hama pada tanaman pertanian, hewan ini menyerang hampir seluruh tanaman darat terutama tanaman yang masih muda dengan cara menyerang pada bagian batang dan akar sehingga tanaman akan berhenti tumbuh dan bahkan mati.

Cara pencegahan hama gaang

Cara pencegahan hama gaang atau hama anjing tanah pada tanaman padi bisa dengan cara penggenangan pada lahan pertanian, atau menggunakan metode pasang surut, metode tersebut selain berguna untuk pencegahan hama gaang juga bisa membantu sirkulasi oksigen dalam tanah yang berguna untuk pertumbuhan akar tanaman.

Cara Pengendalian hama gaang atau hama anjing tanah

Pengendalian hama gaang bisa dengan beberapa cara, adapun cara pengendalian hama gaang adalah sebagai berikut,

1. Pengolahan lahan

Dengan cara pengolahan lahan yang baik dan benar dapat membantu membunuh talur dan nimfa dari hama gaang atau hama anjing tanah.

2. Pemberian Insektisida kimia

Pemberian pestisida kimia untuk pengendalian hama gaang cukup efekti, adapun salahsatu insektisida yang direkomendasikan untuk pengendalian hama gaang yaitu insektisida dengan berbahan aktif karbofuran, pemberian pestisida ini pada saat tanam.

3. Penggunaan perangkap dan umpan beracun

Penggunaan perangkap untuk pengendalian hama gaang yakni dengan cara perangkap lampu sedangkan untuk umpan yang dipakai yakni dengan cara mencapurkan dedak halus, gula merah dan insektisida dicampur kemudian disebar di pinggir pematang sawah.

Demikian artikel tentang Hama Gaang atau Anjing tanah atau Orong-orong (Gryllotalpidae), semoga bisa menambah pengetahuan bagi kita semua.

No comments

Post a Comment