Friday, December 16, 2016

Mengenal gulma Babadotan (Ageratum conyzoides L.)

Babadotan atau dalam bahasa ilmiah disebut  Ageratum conyzoides L . merupakan golongan gulma berdaun lebar yang tumbuh hampir ditiap tempa... thumbnail 1 summary

Babadotan atau dalam bahasa ilmiah disebut Ageratum conyzoides L. merupakan golongan gulma berdaun lebar yang tumbuh hampir ditiap tempat terutama didaerah tropis.

Babadotan (Ageratum conyzoides L)
Babadotan dapat tumbuh baik dilingkungan yang kering maupun lembab menjadikan salah satu gulma yang dapat ditemui dimana saja bahkan babadotan mampu hidup di ketinggian 3000 Mdpl.

Babadotan (Ageratum conyzoides L.) mempunyai berbagai sebutan didaerah seperti Wedusan, bandotan atau dalam bahasa Inggris disebut Goat weed. babadotan merupakan gulma tanaman budidaya seperti tanaman padi, kacang panjang, jagung, dan lain-lain.

Babadotan berkembang biak dengan cara biji atau dikotil, babadotan mempunyai perakaran yang tunggang, perakaran tunggang sendiri merupakan jenis tanaman yang mempunyai akar tunggal yang dilanjutkan keatas menjadi batang. perkembangbiakan babadotan sangat cepat sedikitnya 2 bulan babadotan sudah mulai berkembangbiak dan siklus hidup gulma babadotan bisa mencapai tahunan.

Biji babadotan dapat tumbuh sekitar 50% ketika terkena sinar matahari dikarenakan biji babadotan sangat memerlukan sinar matahari untu berkecambah, tinggi tanaman babadotan bisa mencapai 50-90 cm tergantung pada lingkungan.

Babadaotan (Ageratum conyzoides L) mempunyai ciri-ciri sebagai berkut, 

1. Akar : babadotan mempunyai akar tunggang atau disebut dikotil
2. Batang : batang babadotan berbentuk bulat, tegak, mempunyai cabang dan berbulu diseluruh batangnya.
3. Daun : mempunyai daun lebar dengan ujungnya yang lancip serta bergerigi,
4. Bunga : bunga babadotan berwarna putih, biru muda dan keunguan, memnyai mahkota sepeti lonceng dengan diameter 5 sampai 15 mm dan berkelompok biasanya satu kelompok bisa mencapai 30 buah bunga.

Namun selain dikenal sebagai gulma babadotan (Ageratum conyzoides L) dipercaya sebagai obat luka, getahnya dapat membantu menyembuhkan luka dengan cepat. selain itu babadotan merupakan racun bagi hewan ternak seperti sapi dan kambing.


5 comments

  1. wah yg tau ane sih itu buat kelinci hahaha ternyata di bahas disini

    ReplyDelete
  2. Saya nggak ngerti sama sekali pas baca ha ha ha... Ini babadotan mungkin ada di daerah saya, cuma nggak bisa bedain ama ilalang lainnya.

    ReplyDelete
  3. Kayaknya udah pernah dlu muncul di soal biologi, baru kali ini jadi bisa tau tumbuhan satu ini.

    ReplyDelete
  4. Iya ni di desa ane buat makan kelinci,hehe

    ReplyDelete