Monday, December 26, 2016

Budidaya Labu madu atau Butternut pumkin (Cucurbita moschata)

Dari pantauan blog Sampul pertanian harga ditempat ritel modern untuk 1 kg Labu madu atau Butternut pumkin ini di kisaran 25 ribuan. sedang... thumbnail 1 summary

Dari pantauan blog Sampul pertanian harga ditempat ritel modern untuk 1 kg Labu madu atau Butternut pumkin ini di kisaran 25 ribuan. sedangkan untuk ukuran satu buah labu madu mempunyai berat sekitar 2 kg. dengan harga yang tinggi ini, menjadikan labu madu layak untuk dicoba dalam berbudidaya tanaman pertanian.

Dalam budidaya Labu madu sebaiknya kita sedikit Mengenal Labu madu atau Butternut pumkin (Cucurbita moschata), Labu madu atau Butternut pumkin adalah tanaman yang menjalar atau tanaman yang merambat sehingga dalam Budidaya Labu madu atau Butternut pumkin (Cucurbita moschata) memerlukan ajir atau tempat menjalarnya batang tanaman. 

Budidaya Labu madu atau Butternut pumkin (Cucurbita moschata)
Setelah dirasa sudah menyiapkan ajir atau tempat menjalarnya batang tanaman, kita masuk tentang cara budidaya labu madu atau Butternut pumkin, adapun cara budidaya tanaman labu madu ini cukup sederhana sama halnya dengan teknik budidaya labu biasanya. langkah-langkah dalam budidaya labu madu adalah sebagai berikut,

1. Persiapan Lahan
Persiapan lahan ini merupakan faktor terpenting dalam teknk budidaya labu madu, dikarenakan dilangkah ini dilakukannya pemupukan dasar berupa pemberian pupuk kandang, pengkapuran dan pembuatan bedengan serta pemasangan mulsa.

2. Penyemaian
Sebelum penyemaian dilakukan terlebih dahuluh dilakukan perlakuan benih berupa perendaman benih dengan ZPT, Penyemaian labu madu bisa dilakukan dengan Pot tray atau pun dilakukan dilahan secara langsung, namun dalam penyemaian perlu adanya naungan agar tidak terkena sinar matahari secara langsung dan roboh ketika tertimpa hujan. jika dirasa tanaman labu madu sudah bisa bertahan dalam cuaca secara langsung, naungan bisa di copot.

3. Penanaman
Penanaman labu madu mempunyai jarak tanam 40 x 40 cm antar lubang tanam, penanaman dilakukan setelah umur bibit yang telah disemai sekitar 3 sampai 4 hari setelah semai.

4. Penyulaman
Penyulaman dilakukan jika ada tanaman yang mati.

5. Perawatan tanaman
Perawatan tanaman berupa pemberian pupuk, pemberian pupuk dilakukan dengan cara di kocor, pemupukan mulai dilakukan pada usia tanaman 7 HST, gunakan pemupukan Urea (N) lebih tinggi, setelah dilakukan 4 kali pemupukan, kandungan N dikurangi, dengan diganti menjadi NPK.

6. Pengendalian Hama dan penyakit
Hama yang sering menyerang yakni ulat buah, kutu daun, kutu kebul dan lalat buah dengan dilakukan pengendalian secara penyemprotan insektisida, sedangkan penyakit yang sering menyerang yakni Layu bakteri, bercak daun, antraknosa dan virus tanaman pengendalian dengan cara penyemprotan fungisida atau bakterisida.

7. Panen dan pasca panen
Labu madu atau Butternut pumkin (Cucurbita moschata) mulai bisa dipanen pada umur 85-90 HST dengan ditandai warna buah menguning dan merekah, untuk penyimpanan labu madu, simpan ditempat kering dan hindari cahaya secara langsung, jika penyimpanan baik labu madu bisa bertahan selama 6 bulan.

1 comment