Friday, November 11, 2016

Istilah - istilah dalam pertanian yang ada di kota Subang, Jawa Barat (Bagian 2)

Ini merupakan artikel lanjutan dari  Istilah - istilah dalam pertanian yang ada di kota Subang, Jawa Barat (Bagian 1) , akan membahas bebe... thumbnail 1 summary

Ini merupakan artikel lanjutan dari Istilah - istilah dalam pertanian yang ada di kota Subang, Jawa Barat (Bagian 1), akan membahas beberapa istilah-istilah selanjutnya yang dipakai oleh para petani di kota Subang, Jawa Barat, berikutnya. seperti,


Komunikasi dengan petani

Ngarambet :

Merupakan kegiatan pengendalian gulma dengan cara dicabutsampai pada akarnya dengan menggunakan arit, kored atau dicabut langsung oleh tangan. biasanya ngarambek dilakukan pada lahan yang agak kering

Ngagasrok :

Sama halnya dengan ngarambet,  ngagasrok mempunyai arti pengendalian gulma, namun ngagasrok dilakukan pada lahan yang basah dan dengan alat gasrokan.

Nyemprot obat :

Adalah kegiatan pengendalian hama dan penyakit dengan cara disemprotkan dengan sprayer, bahan yang disemprotkan bukan lah obat melainkan racun berupa pestisida.

Ngagemuk :

Berasal bahasa sunda yang berasal dari kata dasar gemuk atau dalam bahasa indonesia berarti pupuk. ngagemuk sendiri mempunyai arti pemupukan.

Bebeluk :

Bebeluk adalah hama yang menyerang tanaman padi, hama ini sering disebut dengan hama penggerek batang.

Nyedot cai :

Biasanya kegiatan ini dilakukan pada musim kemarau, dengan cara menyedot air dari sumber air seperti sungai dan waduk dengan menggunakan pompa air yang dialirkan ke petakan sawah yang diinginkan. dengan tujuan untuk menyiram tanaman.

Hapa :

Hapa adalah bulir padi yang hampa atau tanpa berisi yang diakibatkan dari serangan hama atau penyakit sehingga nutrisi yang tertuju untuk bulir terhenti yang mengakibatkan bulir padi hampa atau kosong. Hapa sendiri sangat berpengaruh pada hasil yang didapat.

Tunggu manuk :

Kegiatan ini biasanya dilakukan pada saat tanaman padi menjelang masa panen, petani menjaga tanaman padinya dari hama burung pipit dengan menggunakan bebegig atau orang-orangan sawah dengan sebelumnya ditambahkan kaleng untuk menimbulkan bunyi-bunyian untuk mengusir burung, bebegig tersebut digerakan dengan tali yang digerakan oleh petani di dalam saung

Ngaleyan :

Ngaleayan merupakan tradisi petani untuk memilih bulir padi yang baik dan sehat untuk dijadikan benih kembali dan akan ditanam dimusim selanjutnya.

Baca juga Istilah - istilah dalam pertanian yang ada di kota Subang, Jawa Barat (Bagian 3)

No comments

Post a Comment